Buhul terkuat
BUHUL TERKUAT
Bismillah
Dalam proses penyembuhan penyakit metafisik, bukanlah buhul sihir yang menjadi momok dan membuat penyakit susah terlepas dari diri penderitanya...
Insya Allah buhul sihir justru LEBIH MUDAH dihancurkan jika sudah ketahuan metode sihirnya...
Namun sebenarnya buhul (ikatan) terkuat adalah buhul jiwa yang mengotori hati manusia berupa emosi negatif yang mencakup kekecewaan, dendam, trauma, kesedihan, putus asa, buruk sangka kepada Allah, pesimis terhadap takdir, ambisi duniawi yang ngotot harus didapat, dan yang semisalnya...
Buhul jiwa itulah yang membuat orang menjadi :
1.Kesurupan terus menerus padahal sudah sering diruqyah.
2.Penyakit selalu kambuh walau sudah berobat dengan metode yang syar'i.
3.Obat-obatan herbal "tidak mempan".
4.Selalu mimpi buruk walau sudah baca doa sebelum tidur.
5.Bagian tubuh tertentu sering merasa sakit tanpa sebab yang bisa dijelaskan secara medis.
6.Muncul Delusi (khayalan pendengaran).
7.Muncul Halusinasi (melihat penampakan semu).
Saya tegaskan, bahwa setan tidak akan pernah kuat bertahan melawan al-quran dan dzikir yang ikhlas... tatkala anda sudah diruqyah berkali-kali tapi masih saja gangguan setan tak kunjung mereda atau minimal ada perubahan ke arah yang lebih baik, maka ketahuilah bahwa yang bermasalah bukan lagi jin atau sihir, tapi DIRI ANDA SENDIRI !
Tak usah fokus ke setan pengganggunya..
Fokus lah pada MUHASABAH, EVALUASI DIRI..!
Kesampingkan ego, runtuhkan dinding keangkuhanmu, merendahlah di hadapan Allah, dan mintalah agar Allah membimbing anda menemukan buhul jiwa anda..
Buhul apa yang selama ini membelenggu jiwa dan fikiran anda?
*Jangan-jangan ada sumpah yg dipermainkan,
*Ada janji yg tak ditepati,
*Ada perkataan yg sangat jumawa terlontar dari lisan anda,
*Atau jangan-jangan ada takdir yang diumpat,
*Ada prasangka yang buruk pada Allah,
*Ada kehendak yang membuat anda lalai bahwa anda hanyalah HAMBA,
*Atau kecewa dan dendam terhadap masa lalu? Dan seterusnya...
Semoga Allah memberikan taufiq pada kita agar dapat menyadari serta mengurai buhul jiwa kita masing-masing, sembari bersiap pulang menuju ke hadirat Allah dengan bekal amal shaleh yang baik dan diridhoi olehNya.
Aamiin.
Komentar
Posting Komentar